Diklatsar VII Sukes digelar, Mualaf Resmi Jadi Banser

0
864

(Indramayu) – Satuan Koordinasi Cabang (Satkorcab) Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kabupaten Indramayu sukses menggelar Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) ke VII.

Kegiatan yang dilaksanakan selama tiga hari tersebut diikuti 200 peserta dari utusan masing-masing satkoryon Se-Indramayu.

Ada banyak hal yang menarik dalam Diklatsar ke VII ini, selain dilaksanakan di SMK NU Rehobot Desa Jayamulya Kecamatan Kroya yang letaknya berdampingan dengan Gereja Pasundan. Pada Diklatsar kali ini juga diikuti oleh seorang mualaf.

Kasatkorcab Banser Kabupaten Indramayu, Yusuf Oding membenarkan perihal adanya mualaf yang mengikuti Diklatsar VII tersebut.

” Ya memang benar, Mualaf yang bernama Tjoe Mikay utusan dari Satkoryon Anjatan telah resmi menjadi Banser, setelah mengikuti Diklatsar sampai selesai.” jelasnya.

Yusuf Oding menambahkan bahwa pihaknya sengaja melaksanakan Diklatsar VII di Rehobot.

” Diklatsar VII ini sangat menarik, Mesjid, SMK NU, dan Gereja hidup rukun berdampingan. Tujuan Diklatsar d digelar d disini agar Banser secara langsung mengetahui dan belajar bahwa dalam berbangsa dan bernegara begitu pentingnya semangat toleransi.” tegasnya.

Senada dengan itu, Ketua Pimpinan Cabang GP Ansor Kabupaten Indramayu, Miftahul Fatah menuturkan dalam Diklatsar ini mengambil empat poin utama demi kemaslahatan bersama dalam berbangsa dan bernegara.

” Empat poin tersebut meliputi Ruhuddin (Semangat Keagamaan), Ruhutta’adudiyah (Semangat Kebhinekaan), Ruhul Wathaniyah (Semangat Kebangsaan) dan Ruhul Insaniyah (Semangat Kemanusiaan).” jelasnya.

Harapannya, Lanjut Miftah, Pasca mengikuti Diklatsar, Banser mampu menjaga kerukunan dan kedamaian serta menjunjung tinggi toleransi dalam berbangsa dan bernegara di tengah marakanya aksi Radikalisme. pungkasnya. (man)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here